Atap adalah elemen penting yang menentukan kenyamanan, estetika, hingga nilai investasi sebuah bangunan. Di tengah beragam pilihan material atap yang tersedia saat ini, dua jenis yang paling sering dibandingkan adalah atap bitumen dan metal roof. Keduanya memiliki karakteristik, keunggulan, serta kekurangan masing-masing.
Daftar isi
ToggleNamun, dalam beberapa tahun terakhir, atap bitumen semakin populer karena menawarkan kombinasi daya tahan, keindahan, dan kenyamanan yang menarik. Banyak pemilik rumah maupun pengembang properti mulai mempertimbangkan material ini sebagai alternatif yang lebih unggul dibandingkan atap logam konvensional.
Lalu, apa sebenarnya yang membuat atap bitumen sering dianggap lebih unggul dibanding metal roof? Berikut pembahasan lengkapnya.
Mengenal Atap Bitumen dan Metal Roof

Atap Bitumen dan Karakteristiknya
Atap bitumen adalah jenis atap yang terbuat dari campuran aspal atau bitumen yang diperkuat dengan serat organik maupun fiberglass. Material ini umumnya diproduksi dalam bentuk lembaran bergelombang atau sirap (shingle) yang fleksibel namun tetap kokoh. Komposisi tersebut membuat atap bitumen memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi cuaca.
Bitumen sendiri merupakan turunan dari minyak bumi yang memiliki sifat kedap air dan tahan terhadap perubahan suhu ekstrem. Karena sifat inilah atap bitumen dikenal memiliki ketahanan terhadap hujan deras, paparan sinar matahari, serta angin kencang.
Selain itu, tampilannya yang bertekstur dan menyerupai genteng alami menjadikannya pilihan menarik untuk hunian modern, vila, resort, hingga bangunan komersial yang mengedepankan estetika.
Metal Roof dan Karakteristiknya
Metal roof adalah atap yang terbuat dari bahan dasar logam seperti baja ringan, zincalume, aluminium, atau galvalume. Material ini terkenal ringan, kuat, dan mudah dipasang. Karena bobotnya yang ringan, metal roof sering menjadi pilihan pada bangunan berskala besar seperti gudang, pabrik, dan bangunan komersial.
Kelebihan utama metal roof terletak pada kekuatan dan ketahanannya terhadap rayap maupun jamur. Proses pemasangannya relatif cepat karena tersedia dalam lembaran panjang yang dapat langsung dipasang pada rangka atap.
Selain itu, beberapa jenis metal roof ditawarkan dengan harga yang cukup ekonomis sehingga menjadi pilihan menarik bagi proyek dengan anggaran terbatas.
Kelebihan Utama Atap Bitumen Dibanding Metal Roof

Berikut adalah sejumlah keunggulan atap bitumen yang sering membuatnya lebih unggul dibanding metal roof.
1. Lebih Baik dalam Meredam Panas
Salah satu kelemahan utama metal roof adalah sifat logam yang mudah menyerap dan menghantarkan panas. Pada siang hari, terutama di daerah beriklim tropis, permukaan atap logam dapat menjadi sangat panas dan mentransfer suhu tersebut ke dalam ruangan. Akibatnya, suhu interior meningkat dan penggunaan pendingin ruangan menjadi lebih intensif.
Sebaliknya, atap bitumen memiliki komposisi material dan lapisan bertekstur yang membantu mengurangi penyerapan panas secara langsung. Beberapa produk bahkan dilengkapi perlindungan terhadap sinar ultraviolet yang mampu memantulkan sebagian panas matahari. Dampaknya, suhu ruangan menjadi lebih stabil dan nyaman.
2. Lebih Kedap Suara
Atap bitumen memiliki lapisan yang lebih tebal dan tekstur permukaan yang mampu menyerap energi benturan air hujan. Hasilnya, suara yang dihasilkan jauh lebih lembut dan tidak mengganggu aktivitas di dalam ruangan. Keunggulan ini sangat penting bagi hunian, penginapan, atau bangunan yang mengutamakan ketenangan.
Berbeda dengan metal roof, sering menimbulkan suara berisik ketika hujan deras turun. Tetesan air yang menghantam permukaan logam menghasilkan bunyi yang cukup keras, terutama jika tidak dilengkapi plafon atau insulasi tambahan. Bagi sebagian orang, suara ini dapat mengganggu kenyamanan, terutama pada malam hari atau saat bekerja dari rumah.
3. Tampilan Lebih Estetis dan Variatif
Dari segi desain, atap bitumen menawarkan variasi warna dan tekstur yang lebih beragam. Ada produk yang menyerupai batu alam, kayu, bahkan genteng klasik, sehingga dapat menyesuaikan dengan berbagai konsep arsitektur. Fleksibilitas visual ini membuat atap bitumen sering dipilih untuk meningkatkan nilai estetika bangunan.
Metal roof memang tersedia dalam beberapa pilihan warna, namun tampilannya cenderung lebih sederhana dan bernuansa industrial. Untuk bangunan bergaya modern minimalis mungkin tetap cocok, tetapi untuk hunian yang mengutamakan kesan elegan dan alami, atap bitumen biasanya lebih unggul. Tampilan yang menarik ini dapat meningkatkan nilai jual properti.
4. Tahan Karat dan Korosi
Karena berbahan dasar logam, metal roof memiliki risiko mengalami karat apabila lapisan pelindungnya rusak. Risiko ini semakin besar pada daerah dengan tingkat kelembapan tinggi atau wilayah pesisir yang memiliki kadar garam udara tinggi. Korosi yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kebocoran dan menurunkan umur pakai atap.
Sebaliknya, atap bitumen tidak mengandung unsur logam sehingga tidak mengalami proses oksidasi seperti metal roof. Materialnya tahan terhadap kelembapan dan tidak berkarat. Hal ini membuatnya lebih stabil dan minim risiko kebocoran akibat korosi dalam jangka panjang.
5. Lebih Fleksibel dan Tidak Mudah Retak
Atap bitumen bersifat fleksibel dan mampu menyesuaikan diri terhadap pergerakan struktur bangunan. Fleksibilitas ini sangat bermanfaat pada daerah rawan gempa atau bangunan dengan desain atap yang kompleks. Risiko retak atau pecah pun relatif lebih kecil.
Sebaliknya, metal roof bersifat kaku dan dapat mengalami pemuaian serta penyusutan akibat perubahan suhu. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi melemahkan sambungan atau baut pengikatnya.
6. Perawatan Relatif Mudah
Metal roof yang tergores atau lapisan pelindungnya terkelupas perlu segera diperbaiki agar tidak memicu karat. Selain itu, kebisingan dan potensi sambungan longgar juga perlu diawasi secara berkala.
Atap bitumen cenderung lebih minim perawatan. Selama pemasangan dilakukan dengan benar dan sesuai standar, material ini tidak membutuhkan perlakuan khusus secara rutin. Hal ini tentu menjadi keuntungan tambahan bagi pemilik bangunan.
Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memilih Atap
1. Kondisi Iklim
Di daerah panas dengan curah hujan tinggi, atap bitumen sering menjadi pilihan ideal karena mampu meredam panas dan suara hujan. Namun untuk bangunan industri berskala besar yang membutuhkan solusi ringan dan ekonomis, metal roof masih dapat menjadi opsi efisien.
2. Struktur Bangunan
Atap bitumen memiliki bobot lebih berat dibanding metal roof sehingga struktur rangka harus cukup kuat untuk menopangnya. Untuk bangunan permanen, hal ini umumnya tidak menjadi masalah, tetapi pada struktur ringan perlu dilakukan perhitungan matang.
3. Kebutuhan Estetika
Jika desain rumah menekankan keindahan visual dan kesan elegan, atap bitumen memberikan pilihan yang lebih fleksibel. Sementara itu, gaya industrial minimalis mungkin lebih selaras dengan penggunaan metal roof.
4. Lokasi Bangunan
Bangunan di wilayah pesisir lebih rentan terhadap korosi akibat udara asin. Dalam kondisi tersebut, atap bitumen menjadi pilihan yang lebih aman karena tidak berkarat.
5. Anggaran
Harga atap bitumen umumnya lebih tinggi dibandingkan metal roof standar. Namun, investasi awal yang lebih besar dapat terbayar melalui kenyamanan dan daya tahan jangka panjang. Penting untuk mempertimbangkan keseluruhan biaya, termasuk material, pemasangan, serta perawatan dalam jangka waktu lama.
Atap Grand Luxe uPVC: Solusi Atap Berkualitas Cocok untuk Berbagai Bangunan

Atap uPVC Grand Luxe termasuk salah satu pilihan terbaik yang direkomendasikan. Produk ini dilengkapi dengan lapisan perlindungan UV berkualitas tinggi, namun tetap ringan dan mudah dipasang. Selain itu, ketahanannya terhadap panas sangat baik, sehingga sering dipasang pada bangunan-bangunan berskala besar.
Produk Grand Luxe memiliki struktur yang lebih tebal dan kekuatan yang lebih baik. Bahan pembuatnya juga mampu menahan guncangan ringan. Meski demikian, desainnya tetap terlihat modern dan rapi, sehingga cocok dipakai untuk berbagai bangunan. Karena keunggulan tersebut, produk ini menjadi favorit banyak konsumen.
Kini, banyak toko yang menjual atap uPVC seri Grand Luxe, bahkan beberapa menawarkan harga grosir untuk pembelian dalam jumlah besar. Meskipun harganya kompetitif, kualitas produk tetap premium dan telah terbukti melalui berbagai proyek konstruksi. Oleh karena itu, Grand Luxe merupakan solusi ideal bagi Anda yang mencari atap yang kuat sekaligus tampak elegan.
Untuk informasi terkait spesifikasi, pengiriman, maupun kualitas produk, silakan hubungi kami melalui kontak WhatsApp di bawah ini.
Kesimpulan
Atap bitumen dan metal roof sama-sama memiliki keunggulan, namun dari segi kenyamanan termal, kemampuan meredam suara, ketahanan terhadap karat, fleksibilitas, serta nilai estetika, atap bitumen menawarkan sejumlah kelebihan yang signifikan. Meskipun memerlukan investasi awal yang lebih besar, manfaat jangka panjangnya dapat memberikan kenyamanan lebih tinggi dan meningkatkan nilai properti.
